Selamat datang di tapteng.go.id - Website Resmi Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah - Bagi masyarakat yang ingin menyampaikan pesan singkat berupa saran, kritikan, dan pengaduan pelayanan perizinan, silahkan silahkan kirim e-mail ( humas@tapteng.go.id ) melalui layanan pengaduan ini.

UPDATE COVID-19

Link Terkait
Pengunjung

Artikel

Pramuka Andalan Komimfo Olivia Zalianty Takjub Melihat Prawisata Di Tapteng Saat Melaksanakan Kunjungan Ke Makam Mahligai Barus
Tanggal Posting : Selasa, 20 January 2015 | 12:06 WIB
Pengirim : HUMAS - Dibaca : 1210 Kali

Pramuka Andalan Komimfo Olivia Zalianty Takjub Melihat Prawisata Di Tapteng Saat Melaksanakan Kunjungan Ke Makam Mahligai Barus

 

Barus

Pramuka Andalan Nasional bagian Komimfo Olivia Zalianty Takjub Melihat Prawisata Di Tapteng Saat Melaksanakan Kunjungan Ke Makam Mahligai di Desa Aek Dakka Kecamatan Barus dia Didampingi oleh Kwarcab (Kepala Kwartir Cabang Pramuka) Tapanuli Tengah Sukran Jamilan Tanjung Jumat (5/12) lalu.

Olivia Zalianty mengatakan bahwa kunjungan tersebut merupakan salah satu rangkaian  kegiatan Pengembara Desember  Tradisional di Tapanuli Tengah.

Acara ini sudah di buka oleh Kak (Panggilan Untuk Plt Bupati Tapanuli Tengah) Bupati Tapanuli Tengah dan akan ditutup oleh saya sendiri nantinya yang dilaksanakan di Pandan pungkasnya.

Saya datang bersama kakak Pramuka Andalan Nasional dari Jakarta.  Ada mas Adi dan Aris  sekretaris Pramuka Andalan Nasional dari Sumut pada Kegiatan Pengembara Desember  Tradisional ,yang sudah di buka oleh Kak Bupati Sukran Jamilan Tanjung.

Kita juga sudah melakukan  berbagai kegiatan pramuka antara  lain jalan pagi  bersih –bersih pantai Pandan dan sejumlah kegiatan pramuka bersama Adik -Adik Pramuka Tapteng.

Dan yang membuat saya takjub adalah saat mengunjungi Pulau Mursala yaitu satu pulau yang ada air terjunnya jatuh ke laut bebas ini luar biasa dan juga kita sudah mengunjungi Pulau Putri, Pulau yang sangat luar biasa panorama alam nya sangat eksotis  cerita Olivia bersemangat.

Dan hari ini kita berziarah ke Makam Mahligai di Barus. Saya sampai menulis nama Syeh Rukunuddin yang dimakamkan di sini salah seorang penyiar Agama Islam Tertua yang konon masih berasal dari Arab dan Persia.

Menurut sejarah Pada masa lalu Kapur Barus dan rempah-rempah merupakan salah satu komoditas perdagangan yang sangat berharga dari daerah ini dan diperdagangkan sampai ke Arab, dan Parsia.

Dan Kapur Barus sangat harum dan menjadi bahan utama pengawetan mummi dan juga untuk bahan pengobatan di daerah Arab dan Persia.

Kehebatan kapur ini pun menjalar ke seluruh dunia dan mengakibatkan dia diburu dan mengakibatkan harganya semakin tinggi dan di temukan di Barus bebernya .

Saat ditanya bagaimana mbak Olivia melihat prawisata di Tapanuli Tengah di katakannya, Tapteng dan  Barus sangat layak menjadi salah satu tujuan wisata religi dan juga merupakan Situs  Arkeologi Islam, saat saya dapat melihat Peninggalan Sejarah Islam di Barus,

 

Dan tentunya  dengan mengunjungi  dan makam Mahligai  dan Papan Tinggi Di Barus kita aka mengetahui sejarah masuknya Islam  di Tapanuli Tengah

Ia juga mengaku Tapanuli Tengah layak jadi komoditas wisata yang layak jual kita kagum keindahan pulau dan juga sejarah ini katanya.

Juru kunci makam Mahligai, Jahiruddin Pasaribu (60) membeberkan sejumlah sejarah penyiar agama Islam dimakamkan  di Makam Mahligai dan juga Makam Papan Tinggi kepada tamu yang hadir yang didampingi Plt Bupati Tapteng.

Di katakan Jahiruddin, para pedagang dari Timur Tengah, termasuk Persia dan Arab, inilah yang kemudian mempelopori penyebaran ajaran Islam di daerah Barus dan sekitarnya.

Oleh karena itu, Kota Barus juga dikenal sebagai pintu gerbang masuknya dakwah Islam di wilayah Sumatra Utara dan dari situlah asal-muasal ajaran Islam menjadi agama yang banyak dianut oleh orang-orang Batak di Tapanuli Tengah.

Demikian juga Kompleks Makam Papan Tinggi dipercaya sebagai tempat dikebumikannya Syekh Mahmud, salah satu pelopor syiar Islam di Tapanuli Tengah.

Tokoh yang diperkirakan masih mempunyai hubungan kekerabatan dengan Nabi Muhammad SAW ini datang dari Hadramaut, sebuah lembah di Yaman.

Syekh Mahmud disebut-sebut sebagai salah satu tokoh yang paling awal tiba di kawasan Barus sehingga lokasi makamnya pun diletakkan di tempat yang paling tinggi dibandingkan dengan makam-makam lainnya di Kompleks Makam Papan Tinggi.

Selain makam Syekh Mahmud, di Kompleks Makam Papan Tinggi juga terdapat kurang lebih 43 buah makam lainnya yang merupakan makam para tokoh penyebar ajaran Islam bagi masyarakat Tapanuli Tengah beber jahiruddin.

Hal tersebut juga di benarkan oleh PLT Bupati Tapanuli Tengah Sukran Jamilan Tanjung. Sejumlah makam di Barus seperti  Makam Mahligai dan Papan Tinggi, salah satu keistimewaan Makam Papan Tinggi adalah lokasinya yang menempati puncak bukit.

Selain itu, wujud batu nisan pada makam Syekh Mahmud yang berukuran tinggi dan memiliki panjang yang tidak biasa juga cukup unik.

Lokasi makam yang berada di ketinggian membuat para pengunjung akan dimanjakan dengan panorama yang sangat indah karena dipandang dari puncak bukit.

Pemandangan yang bisa disaksikan dari atas bukit akan tampak sangat indah. Dari atas, kita bisa melihat jajaran hutan yang diselingi dengan hamparan sawah yang menghijau. Sedikit menolehkan pandangan, mata kita akan dimanjakan dengan birunya laut yang membentang dan mengelilingi wilayah Tapanuli Tengah.

 

Belum lagi angin perbukitan yang sepoi-sepoi dan terasa segar serta menyejukkan.

Oleh sebab itu, tidak mengherankan apabila kompleks pemakaman kuno ini menjadi tempat yang sering didatangi oleh banyak pengunjung, terutama ketika akhir pekan atau pada saat musim liburan.

Para pengujung yang mendatangi Makam Tanah Tinggi dam Makam Mahligai banyak yang datang dari wilayah Sumatra Utara dan sekitarnya, maupun dari luar daerah, seperti dari Riau, Jawa, Kalimantan, atau daerah-daerah lain di Indonesia.

Pada kesempatan itu Olivia bersama rombongan juga mengunjungi Kota Tua Barus. Rombongan  menikmati hidangan ikan sombam, ikan panggang pacca dan ikan bakar, serta gulai ayam ala Barus  di padu dengan minuman Sirup Barus Cap Kelapa.

Rombongan yang didampingi  oleh Camat Barus Anton Sujarwo Sekcam Barus Usman Edi bersama Sejumlah Staf Pemerintah Kecamatan dan kepala desa Aek Dakka Alwi Rambe.

 

Plt Bupati Tapteng dan Artis Olivia Zalianty

Plt Bupati Tapteng dan Artis Olivia Zalianty2

Plt. Bupati Tapteng, Artis Olivia Zalianty & Pemandu Pasaribu Berdoa Saat Ziarah di  Makam Mahligai...


Artikel Lainnya
Beri Komentar

RSUD Pandan
 
Kabupaten Tapteng

Bagi masyarakat yang ingin menyampaikan pesan singkat berupa saran, kritikan, dan pengaduan pelayanan perizinan, silahkan kirim e-mail (humas@tapteng.go.id), melalui layanan pengaduan ini.

Terima kasih

 
Copyright 2014-2016 tapteng.go.id All Rights Reserved