Selamat datang di tapteng.go.id - Website Resmi Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah - Bagi masyarakat yang ingin menyampaikan pesan singkat berupa saran, kritikan, dan pengaduan pelayanan perizinan, silahkan silahkan kirim e-mail ( humas@tapteng.go.id ) melalui layanan pengaduan ini.

Lambang Negara RI

Link Terkait
Pengunjung

Artikel

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah Ikuti Peluncuran Merdeka Belajar Episode 5: Pendidikan Guru Penggerak Yang Digelar Kemendikbud Secara Virtual
Tanggal Posting : Sabtu, 4 July 2020 | 21:49 WIB
Pengirim : KOMINFO - Dibaca : 185 Kali

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah Ikuti Peluncuran Merdeka Belajar Episode 5: Pendidikan Guru Penggerak Yang Digelar Kemendikbud Secara Virtual

 

PANDAN | Bupati Tapanuli Tengah Bakhtiar Ahmad Sibarani menugaskan Sekretaris Daerah Kabupaten Tapanuli Tengah (Sekdakab Tapteng) Drs. Hendri Susanto Lumbantobing, M.Si bersama Plt Kepala Dinas Pendidikan Tapteng Samrul Bahri Hutabarat, S.Ag, MA mengikuti Peluncuran Merdeka Belajar Episode 5: Pendidikan Guru Penggerak yang digelar oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud) secara virtual bertempat di Ruang Rapat Cendrawasih Kantor Bupati Tapanuli Tengah, Jumat (03/07/2020).

 

Acara peluncuran ini dihadiri oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim didampingi Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Iwan Syahril. Acara ini juga dihadiri oleh Gubernur, Bupati/Walikota, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi dan Kabupaten/Kota, Organisasi/Asosiasi Profesi Guru, Guru, Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah, dan Insan Pendidikan di seluruh Indonesia.

 

“Guru Penggerak sebagai pendorong transformasi pendidikan Indonesia, diharapkan dapat mendukung tumbuh kembang murid secara holistik sehingga menjadi Pelajar Pancasila, menjadi pelatih atau mentor bagi guru lainnya untuk pembelajaran yang berpusat pada murid, serta menjadi teladan dan agen transformasi bagi ekosistem pendidikan,” tutur Mendikbud, Nadiem Anwar Makarim.

 

Mendikbud mengatakan bahwa program ini bisa dikatakan program terpenting Kemendikbud kedepan. Peran Guru Penggerak penting untuk transformasi budaya sekolah kepada pembelajaran fokus pada pembelajaran siswa/siswi.

 

Nadiem mengatakan, saat ini masih banyak guru yang mengira reformasi pendidikan, peningkatan kualitas pendidikan, kebijakan dan anggaran, hanya dilakukan oleh pemerintah maupun berdasarkan kurikulum saja.

"Saya disini bilang bahwa itu dampaknya sangat kecil dibandingkan ini menjadi gerakan-gerakan di masing-masing sekolah. Gerakan untuk yang namanya Guru Penggerak," kata Nadiem.

 

Arah program Guru Penggerak berfokus pada pedagogi, serta berpusat pada murid dan pengembangan holistik, pelatihan yang menekankan pada kepemimpinan instruksional melalui on-the-job coaching, pendekatan formatif dan berbasis pengembangan, serta kolaboratif dengan pendekatan sekolah menyeluruh. Pelatihan kepemimpinan sekolah baru diawali dengan rekrutmen calon Guru Penggerak. Selanjutnya dilakukan pelatihan Guru Penggerak dengan mengikuti lokakarya pada fase pertama dan pendampingan pada fase kedua. “Siapkan diri Anda dan siapkan guru-guru terbaik di sekolah Anda untuk bergabung menjadi Guru Penggerak,” pesan Mendikbud, Nadiem Anwar Makarim.

 

Menteri berusia 35 tahun itu juga mengatakan pentingnya Guru Penggerak di Sekolah Luar Biasa bagi disabilitas. Menurutnya, semua guru harus mengetahui prinsip-prinsip dasar pendidikan untuk anak kebutuhan khusus.

 

"Karena kalau mereka bisa mengetahui itu di manapun, di sekolah manapun, kalau mereka bertemu dengan muridnya yang punya kebutuhan spesial, tahu menanganinya, harus jadi bagian kurikulum," ujarnya.

 

Lebih lanjut Nadiem mengatakan hal ini bukan hal yang cepat, karena guru harus menyadari peran Guru Penggerak. Dalam hal ini, Kemendikbud dikatakannya akan membantu guru dari sistem regulasi dan birokrasi. "Harus dibantu," pungkasnya.

 

Mendikbud menegaskan, pekerjaan rumah kementeriannya di antaranya adalah regulasi dan kebijakan yang memberikan ruang inovasi dan ruang gerak yang terbaik. Selain itu, Kemendikbud juga tengah menyisir satu persatu penyederhanaan kebijakan.

 

Sementara itu, Dirjen GTK Kemendikbud, Iwan Syahril, menjelaskan bahwa proses pendidikan dan penilaian Guru Penggerak berbasis dampak dan bukti. “Proses kepemimpinan sangat penting dan dalam proses pengembangan kepemimpinan ini, kami berkaca dari berbagai macam studi dan pendekatan andragogi atau pembelajaran orang dewasa bahwa kita harus lebih fokus kepada on the job learning. Artinya, pembelajaran yang relevan dan kontekstual sehingga memberi dampak sebaik-baiknya,“ kata Dirjen GTK Kemendikbud, Iwan Syahril.

 

Turut hadir acara itu, Sekretaris Dinas Dinas Pendidikan Tapteng dan jajaran.

 

 

 


Artikel Lainnya
Beri Komentar

RSUD Pandan
 
Kabupaten Tapteng

Bagi masyarakat yang ingin menyampaikan pesan singkat berupa saran, kritikan, dan pengaduan pelayanan perizinan, silahkan kirim e-mail (humas@tapteng.go.id), melalui layanan pengaduan ini.

Terima kasih

 
Copyright 2014-2016 tapteng.go.id All Rights Reserved