Selamat datang di tapteng.go.id - Website Resmi Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah - Bagi masyarakat yang ingin menyampaikan pesan singkat berupa saran, kritikan, dan pengaduan pelayanan perizinan, silahkan silahkan kirim e-mail ( humas@tapteng.go.id ) melalui layanan pengaduan ini.

UPDATE COVID-19

Link Terkait
Pengunjung

Artikel

2015, Kuota BBM Nelayan Tambah 2,5 Juta Kiloliter
Tanggal Posting : Minggu, 2 November 2014 | 23:44 WIB
Pengirim : 2015, Kuota BBM Nelayan Tambah 2,5 Juta Kiloliter - Dibaca : 2291 Kali

2015, Kuota BBM Nelayan Tambah 2,5 Juta Kiloliter

Tapteng

Pada tahun 2015 mendatang, Pemerintah Pusat mengusulkan penambahan Kuota Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk kebutuhan nelayan sebanyak 2,5 juta kiloliter, sebelumnya sebanyak 1, 2 juta kiloliter. Usulan penambahan melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KP) dan telah mendapatkan persetujuan dari Pertamina.

“Kita sudah menghubungi BPH Migas dan Pertamina supaya BBM Migas diberikan kuota tersendiri bagi nelayan, karena selama ini kuota itu bergabung dengan Kabupaten dan dengan kenderaan umum. Hasilnya telah disetujui BPH Migas sehingga tahun depan kita akan mendapat 2,5 juta kilo liter,” kata Direktur Pelabuhan Perikanan Kementerian Perikanan RI, Alifsyah Bambang Sutejo di sela peresmian pemakaian dermaga Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Sibolga, Sabtu (11/10) kemarin oleh Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Chairul Tanjung (CT).

Menurut Alifsyah, penambahan kuota BBM  dipastikan akan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan nelayan. Bagi pemerintah daerah yang merasa masih kekurangan BBM untuk nelayan di daerah masing – masing, dipersilahkan untuk menyampaikan usulan pertambahan BBM ke Kementerian KP.

“Tapi dalam permintaan ini, tolong pemerintah daerah mempersiapkan data valid sesuai dengan kebutuhan nelayan. Karena kita tidak boleh drop – drop begitu saja. Dan kalau datanya tidak masuk, kami tidak akan membagikan, karena aturannya dari BPH Migas. Kalau ada yang menyimpang, akan menjadi masalah karena penegak hukum senantiasa mengawasi,“ungkapnya.

Sementara itu, Kepala PPN Sibolga Henry Batubara menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada pemerintah pusat atas penambahan kuota BBM khusus untuk nelayan tersebut. Pasalnya ungkap Henry, dilihat dari jumlah kapal dan kebutuhan BBM kapal di Sibolga dan Tapteng, kondisinya sangat jauh dari cukup.

“Berdasarkan data yang kita miliki, jumlah kapal di daerah ini kurang lebih sebanyak 1.000 unit (Sebanyak 270 diatas 30 GT dan 700 unit  dibawah 30 GT) dengan kebutuhan BBM kurang lebih sebesar 5.000 ton. Sementara alokasi BBM selama ini hanya sekitar 600 ton dan kita tidak tahu darimana nelayan daerah itu menutupi kekurangan itu,“tandasnya.

 

Direktur Pelabuhan Perikanan Kementerian Perikanan RI Alifsyah Bambang Sutejo

Direktur Pelabuhan Perikanan Kementerian Perikanan RI Alifsyah Bambang Sutejo (kanan baju biru) menyaksikan penandatanganan prasasti peresmian dermaga utama PPNS oleh Menteri Koordinator Perekonomian RI.

 

 


Artikel Lainnya
Beri Komentar

RSUD Pandan
 
Kabupaten Tapteng

Bagi masyarakat yang ingin menyampaikan pesan singkat berupa saran, kritikan, dan pengaduan pelayanan perizinan, silahkan kirim e-mail (humas@tapteng.go.id), melalui layanan pengaduan ini.

Terima kasih

 
Copyright 2014-2016 tapteng.go.id All Rights Reserved