Sektor Penataan Bangunan dan Lingkungan (PBL)

Berbagai pembangunan sektor PBL di Kabupaten Tapanuli Tengah meliputi Penyusunan Rencana Tata Bangunan dan Lingkungan (RTBL), Penataan Tertib Bangunan dan Keselamatan Bangunan dan Lingkungan, Penataan Kawasan Kumuh Perkotaan dan Ruang Terbuka Hijau (RTH), Penataan Bangunan Kawasan Strategis, Tradisional, Kawasan Wisata dan Cagar Budaya / Lingkungan Permukiman di sekitar Obyek Wisata dan Cagar Budaya, Kawasan Rawan Bencana / Lingkungan Permukiman di sekitar Kawasan Rawan Bencana, Penataan Kawasan di Daerah Tertinggal, Pulau-pulau Kecil dan Terpencil / Terluar, Pembinaan Kelembagaan dan Peran Masyarakat dalam Penataan dan Pengembangan Permukiman.


 

Di sekitar Kecamatan Barus, Kabupaten Tapanuli Tengah telah dilaksanakan Kajian Rencana Tindak Penanganan dan Revitalisasi Kawasan Barus Kabupaten Tapanuli Tengah dalam rangka meningkatkan daya saing Kawasan Sejarah – Cagar Budaya yang ada di Kecamatan Barus dan Sekitarnya .  Maksud pelaksanaan Rencana Tindak Penanganan dan Revitalisasi Kawasan Barus Kabupaten Tapanuli Tengah adalah Meningkatkan kemampuan Pemerintah Daerah dalam menyelenggarakan penataan lingkungan Revitalisasi Kawasan dan pemberdayaan komunitas perumahan terutama dalam penataan lingkungan Kawasan Bersejarah. Tujuan pelaksanaannya adalah terwujudnya penataan bangunan dan lingkungan di kawasan tersebut dengan baik.

      

Makam Mahligai, salah satu Kawasan Bersejarah di Kabupaten Tapanuli Tengah

 

 

      

Bupati Tapanuli Tengah, Wakil Bupati Tapanuli Tengah dan Ketua TP PKK Kab. Tapanuli Tengah saat mendampingi kunjungan kerja Wantimpres Prof. Meutia Hatta Swarsono di Makam Mahligai, Barus.


 Wantimpres (Prof. Meutia Hatta S) saat berkunjung ke Kawasan Bersejarah Barus


Wantimpres (Prof. Meutia Hatta Swarsono) menyaksikan Pakaian dan Tenunan khas Tapanuli Tengah di Barus saat kunjungan kerja ke Kab. Tapanuli Tengah


Bupati Tapanuli Tengah saat meninjau lokasi Banjir di Kecamatan Kolang pada tanggal 5 November 2011


Bupati Tapanuli Tengah saat meninjau Dapur Umum di  lokasi Banjir, Kecamatan Kolang pada tanggal 5 November 2011


Bupati Tapanuli Tengah dan Kapolres Tapanuli Tengah saat meninjau lokasi bencana dan pemberian bantuan sosial di Desa Sitardas, Kecamatan Badiri, Kab. Tapanuli Tengah


Bupati Tapanuli Tengah saat meninjau lokasi bencana Banjir di Kecamatan Barus, Kab. Tapanuli Tengah

 

                    

Bupati Tapanuli Tengah saat meninjau lokasi bencana Banjir di Kecamatan Barus, Kab. Tapanuli Tengah

 

Berdasarkan Data Dasar Kondisi Infrastruktur Kabupaten Tapanuli Tengah pada bulan Oktober 2011 bahwa luas Kawasan Kumuh Perkotaan di Kabupaten Tapanuli Tengah 8.000 Ha yang merupakan total luas kawasan, yang tingkat kepadatan penduduknya lebih dari 300 jiwa / ha dan atau kawasan yang infrastruktur / penataan lingkungannya tidak tertata dengan baik, dan atau kawasan yang komunitas masyarakatnya berpenghasilan rendah di Kabupaten Tapanuli Tengah. Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah melaksanakan percepatan pembangunan infrastruktur mendukung pengembangan di bidang Pariwisata dengan dinyatakan Kabupaten Tapanuli Tengah, Negeri Wisata Sejuta Pesona, sehingga kawasan – kawasan yang semula kumuh dapat diupayakan semakin lebih tertata baik bangunan maupun lingkungannya.

 

         

Kawasan yang perlu ditata bangunan dan lingkungannya di Kabupaten Tapanuli Tengah

 

            

Kawasan permukiman di Kecamatan Sarudik Kabupaten Tapanuli Tengah yang berbatasan langsung dengan Kecamatan Sibolga Selatan Kota Sibolga


Kota Pandan, ibukota Kabupaten Tapanuli Tengah