DUA MENTERI HADIRI GALA PREMIERE FILM MURSALA DI JAKARTA
MURSALA-
1. Meneg BUMN Dahlan Iskan bersama tokoh nasional Akbar Tanjung, Bupati Bonaran Situmeang, dan Gubsu Gatot P Nugroho, saat Gala Premiere Film Mursala di Lounge Plaza Senayan Jakarta, Senin (8/4).


2. Menakertrans Muhaimin Iskandar bersama para artis pemeran film Mursala saat memberi keterangan
JAKARTA- Meneg BUMN Dahlan Iskan dan Menakertrans Muhaimin Iskandar menghadiri Gala Premiere Film Mursala di Bioskop XXI Plaza Senayan Jakarta, Senin (8/4). Menjadi sejarah, gala premiere film yang mengangkat cerita larangan menikah semarga Parna dalam adat Batak Toba dan potensi pariwisat daerah Tapanuli Tengah, Sumut itu adalah yang paling meriah dalam dunia perfilman Indonesia.
Selain dua menteri, hadir juga tokoh Nasional asal Tapanuli Tengah (Tapteng), Akbar Tanjung, Gubsu Gatot Pujo Nugroho, Bupati Tapteng Raja Bonaran Situmeang, Anggota DPR RI Ruhut Sitompul, anggota DPD RI Rahmad Syah, tokoh marga Parna Bungaran Saragih dan Jhonny Buyung Saragi, serta sejumlah tokoh Batak lainnya, dan jajaran SKPD Pemkab Tapteng dan sejumlah warga Tapteng.
Hadir juga para artis pemeran film itu, di antaranya Rio Dewantoro, Titi Sjuman/Roro Bintang, Ria Anna L Sinaga, Mongol, Rudi Salam, Tio Pakusodewo, Rudi Salam, Roy Ricardo, dan pengacara Elsa Syarief. Juga hadir artis cantik berdarah Batak Atiqah Hasiholan.
Film produksi Raj's Production besutan sutradara Viva Westi itu sendiri mengangkat cerita budaya Batak Toba tentang cinta terlarang sepasang anak manusia karena terkendala adat Batak yang tidak mengizinkan perkawinan satu rumpun marga Parna.
Sebagian besar syuting film ini mengambil lokasi di Tapteng. Menonjolkan pesona alam pantai dan lautnya. Sedangkan judul Mursala diambil dari nama sebuah pulau di Tapteng, Pulau Mursala atau Mansalar. Air terjun ini memiliki keunikan, dimana airnya yang tawar langsung jatuh ke laut.
Menurut Bupati Tapteng Raja Bonaran Situmeang film ini menjadi salah satu media memperkenalkan daerah berjuluk Negeri Wisata Sejuta Pesona itu ke dunia. Dimana Tapteng memiliki potensi pariwisata yang tidak kalah dengan daerah lain di Indonesia, bahkan di negara lain.
"Tapteng punya 24 air terjun. Salah satunya air terjun Mursala yang unik. Air terjun itu berada di sebuah pulau (Pulau Mursala), dimana airnya yang tawar langsung jatuh ke laut. Fenomena alam itu juga menjadikan terumbu karang di sekitar jatuhan airnya memiliki keunikan tersendiri pula," ucap Bonaran saat acara jamuan makan bersama para undangan, di Lounge Plaza Senayan.
Bonaran juga memamerkan situs sejarah masuknya ajaran agama Islam, Kristen dan Sholin ke Indonesia. Yaitu melalui Kota Tua Barus, di kecamatan Barus, Tapteng. "Itu ditandai dengan adanya makam kuno penyebar agama Islam, makam Mahligai dan Papan Tinggi. Masih banyak lagi," ujarnya.
Gala premiere film yang mengangkat budaya lokal ke nasional, bahkan dunia internasional itu langsung diserbu ratusan penonton. Di kesempatan itu, para wartawan dari berbagai media dan seluruh undangan diberi kesempatan nonton bareng.
Currently are 14 guests and no members online
Secara umum potensi wisata kuliner di Kabupaten Tapanuli Tengah meliputi berbagai menu makanan khas Tapanuli Tengah yang disajikan diberbagai Restoran dan Rumah Makan serta Pusat-pusat Jajanan yang tersebar di sekitar pesisir pantai. Selain itu, dukungan ketersediaan Hotel yang ada di Kabupaten Tapanuli Tengah dan Kota Sibolga dapat mendukung peningkatan arus kunjungan wisatawan nusantara (wisnu) dan wisatawan manca negara (wisman), sehingga ke depan Kabupaten Tapanuli Tengah akan menjadi Daerah Tujuan Wisata (DTW) yang berdaya saing.
READMORE