Selamat datang di tapteng.go.id - Website Resmi Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah - Bagi masyarakat yang ingin menyampaikan pesan singkat berupa saran, kritikan, dan pengaduan pelayanan perizinan, silahkan silahkan kirim e-mail ( humas@tapteng.go.id ) melalui layanan pengaduan ini.

Lambang Negara RI

Pengumuman
Rabu, 11 September 2019 | 18:46 WIB
 
Senin, 9 September 2019 | 18:26 WIB
 
Rabu, 28 August 2019 | 17:27 WIB
 
Jumat, 16 August 2019 | 19:00 WIB
 
Jumat, 16 August 2019 | 12:33 WIB
 
Link Terkait
Pengunjung

Artikel

Wanita Rawan Sosial Idap HIV/AIDS Terjaring Razia Satpol PP Kabupaten Tapanuli Tengah
Tanggal Posting : Jumat, 23 August 2019 | 15:14 WIB
Pengirim : KOMINFO - Dibaca : 57 Kali

Wanita Rawan Sosial Idap HIV/AIDS Terjaring Razia Satpol PP Kabupaten Tapanuli Tengah

 

 

PANDAN - Menindaklanjuti Intruksi Bupati Tapanuli Tengah Bakhtiar Ahmad Sibarani, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tapanuli Tengah (Kab. Tapteng) kembali menggelar razia penertiban berbagai bentuk usaha maksiat maupun perjudian di sejumlah tempat di Tapteng, Selasa malam (20/08/2019).

Saat melakukan razia di salah satu Kedai (Lapo, red) Tuak di Kecamatan Pandan, Satpol PP Tapteng berhasil mendapatkan satu orang Wanita Rawan Sosial yang mengidap penyakit HIV/AIDS. Hal itu diketahui setelah dilakukan pemeriksaan oleh Petugas Dinas Kesehatan Tapteng terhadap wanita rawan sosial tersebut.

Kepala Satpol PP Tapteng Jontriman Sitinjak, SH melalui Kabid Satpol PP Panuturi Simatupang menyebutkan bahwa pada Selasa 20 Agustus 2019 pukul 23.45 WIB Satpol PP Kab. Tapteng berhasil mengamankan 5 orang wanita dan 2 orang anak balita. Anak balita ini dengan sengaja dibawa orangtuanya sambil bekerja.

"Mereka diamankan dari 2 Kedai Tuak yang berada di Jalan Baru Kecamatan Pandan, kata Panuturi Simatupang.

Selanjutnya, pihak Dinas Kesehatan Kab. Tapteng melakukan pemeriksaan kesehatan dan dinyatakan 1 orang wanita rawan sosial positif terinfeksi virus HIV/AIDS. Selanjutnya, mereka diserahkan ke Dinas Sosial Tapteng yang diterima Sekretaris Maharni Sitompul, SH untuk ditindaklanjuti.

Kasi P2PM Dinas Kesehatan Kab. Tapteng Fadriani Marbun mengatakan berdasarkan laporan Satpol PP Tapteng dari 5 orang yang kita periksa diperoleh hasil 4 orang wanita dinyatakan non reaktif dan 1 orang dinyatakan reaktif. Kita sudah melakukan konfirmasi dan klarifikasi ulang untuk selanjutnya melakukan pemeriksaan lebih lengkap di RSUD Pandan, hasilnya masih tetap sama yaitu reaktif.

"Disini kita belum bisa mengatakan itu positif karena bentuk penegasan bisa dilakukan oleh dokter. Mungkin setelah ini, kita akan buat permohonan ke Dinas Sosial Tapteng agar Pasien tadi tidak dibawa ke Parluasan. Kami yang tangani dan kami bawa untuk pengobatan selanjutnya ke RSUD Pandan dan Sibolga untuk mendapatkan HRV pengobatan HIV" kata Fadriani Marbun.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Sosial Kab. Tapteng Maharni Sitompul, SH dalam keterangannya mengatakan wanita rawan sosial yang berhasil terjaring Satpol PP akan diinapkan dulu di Rumah Singgah milik Dinas Sosial Kab. Tapteng yang berada di RSUD Pandan. "Sesuai Instruksi Bupati mereka akan dikirim ke Parawangsa milik Dinsos Provsu di Berastagi setelah mereka melengkapi administrasi kependudukan mereka," tutur Sekretaris Dinas Sosial Kab. Tapteng Maharni Sitompul, SH.

 

 

Foto : Razia penertiban berbagai bentuk usaha maksiat maupun perjudian di sejumlah tempat di Tapteng, Selasa malam (20/08/2019).

 

 


Artikel Lainnya
Beri Komentar

RSUD Pandan
 
Kabupaten Tapteng

Bagi masyarakat yang ingin menyampaikan pesan singkat berupa saran, kritikan, dan pengaduan pelayanan perizinan, silahkan kirim e-mail (humas@tapteng.go.id), melalui layanan pengaduan ini.

Terima kasih

 
Copyright 2014-2016 tapteng.go.id All Rights Reserved