Selamat datang di tapteng.go.id - Website Resmi Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah - Bagi masyarakat yang ingin menyampaikan pesan singkat berupa saran, kritikan, dan pengaduan pelayanan perizinan, silahkan silahkan kirim e-mail ( humas@tapteng.go.id ) melalui layanan pengaduan ini.

Lambang Negara RI

Link Terkait
Pengunjung

Artikel

Presiden Republik Indonesia Menyerahkan DIPA 2019 di Istana Negara
Tanggal Posting : Kamis, 13 December 2018 | 22:27 WIB
Pengirim : KOMINFO - Dibaca : 207 Kali

Presiden Republik Indonesia Menyerahkan DIPA 2019

di Istana Negara

 

 

JAKARTA, 11 Desember 2018 –Presiden Republik Indonesia Joko Widodo didampingi Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Tahun 2019 kepada Kementerian/Lembaga (K/L) yang nilainya mencapai Rp. 855,4 trilyun dan Dana transfer ke Daerah Tahun 2019 sebesar Rp. 826,7 trilyun kepada Gubernur yang mewakili Pemerintah Pusat di Daerah yang berlangsung di Istana Negara. Adapun beberapa poin penting, yaitu tahun depan masih akan ada tantangan global karena volatilitas keuangan global dan perang dagang yang masih berlanjut. Meskipun demikian, perekonomian dunia diperkirakan masih akan mengalami tren meningkat. Kinerja ekonomi Indonesia juga mengalami peningkatan.

Oleh karena itu, Pemerintah memprediksi ekonomi Indonesia akan tumbuh 5,3% pada tahun 2019. Penyelesaian pembangunan infrastruktur diperkirakan tetap menjadi pendorong utama investasi. Pemerintah berusaha mengakselerasi penurunan tingkat kemiskinan dan ketimpangan untuk memperbaiki kesejahteraan sosial. Berbagai pihak telah mengapresiasi reformasi ekonomi dan struktural Indonesia.

Pada tahun 2019, Pemerintah menjaga defisit APBN dalam level 1,84% terhadap PDB. APBN 2019 disusun secara sehat, adil dan mandiri. APBN sehat: defisit APBN menurun dan keseimbangan primer ke arah positif. APBN adil : keseimbangan pembangunan fisik dan SDM, pembangunan pusat dan daerah, serta kebijakan pajak progresif. APBN mandiri : penerimaan pajak menjadi sumber utama belanja negara.

Selanjutnya, Belanja dalam APBN 2019 berfokus pada pembangunan SDM, peningkatan daya saing, ekspor dan investasi serta penguatan value for money. Konsistensi prioritas pembangunan ini dapat dilihat dari alokasi pagu anggaran 10 Kementerian/Lembaga (KL) terbesar. Anggaran Pendidikan dijaga 20%, untuk meningkatkan akses, distribusi dan kualitas SDM. Anggaran Kesehatan dijaga 5% untuk meningkatkan daya saing dan kualitas kesehatan, serta penguatan penanganan stunting. Pembangunan infrastruktur diakselerasi melalui terobosan pembiayaan kreatif.

Pemerintah berkomitmen untuk memberikan perlindungan sosial dan meningkatkan kesejahteraan bagi 40% penduduk berpenghasilan terendah. Untuk menjaga inflasi dan kesejahteraan masyarakat, reformasi subsidi disusun agar lebih tepat sasaran.

 

#DIPA2019  #uangkita

(Biro Hubungan Masyarakat Kementerian Keuangan RI didukung oleh Tim Komunikasi Pemerintah Kemkominfo)

 

 

 

Foto : Infografis DIPA 2019.

 

 


Artikel Lainnya
Beri Komentar

RSUD Pandan
 
Kabupaten Tapteng

Bagi masyarakat yang ingin menyampaikan pesan singkat berupa saran, kritikan, dan pengaduan pelayanan perizinan, silahkan kirim e-mail (humas@tapteng.go.id), melalui layanan pengaduan ini.

Terima kasih

 
Copyright 2014-2016 tapteng.go.id All Rights Reserved